Memulai Hidup Tanpa Postingan di Media Sosial


Ini adalah hari pertama saya mengambil keputusan dan langkah besar dalam hidup saya. Saya memutuskan untuk menghapus akun media sosial saya mulai dari Facebook, Twitter dan Instagram. Beberapa masalah yang saya alami ialah saya kekurangan hak privacy saya sebagai manusia. Saya ingin membuat satu zona dimana siapapun tidak mengenal saya lebih jauh lagi selain sahabat, pacar saya dan orang tua serta keluarga besar saya,

Langkah ini dinilai cukup extrem mengingat saya menggunakan media sosial Facebook sejak 2009, kemudian pada tahun berikutnya saya menggunakan Twitter dan baru-baru ini saya menggunakan Instagram. Ketiga media sosial tersebut aktif saya gunakan  secara bersamaan. Saya menyadari bahwa tidak semua hal tentang kehidupan saya harus dipublikasikan kepada publik. Termasuk apa yang saya rasakan saat ini.

Oleh karena itu, langkah ini saya ambil karena saya ingin fokus kepada kehidupan pribadi saya sendiri. Saya masih dapat dihubungi melalui line, bbm dan whatsapp. Saya harap hal tersebut hanya dipergunakan secara bijak mengingat kebutuhan saya sebagai orang yang bekerja dibidang komunikasi terbantu oleh media komunikasi tersebut.

Selain itu, pada tahun ini pula, menginjak usia saya yang sudah berjalan 22 tahun, saya ingin menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi apalagi perihal aktivitas saya terhadap media sosial. Saya menyadari bahwa saya hanya gemar menulis dan terkadang tulisan saya bisa menyinggung banyak orang. Bahkan tak jarang tulisan saya menyakiti banyak orang. Oleh karena itu pula, saya memutuskan untuk tidak lagi menggunakan media sosial terutama mencegah agar tidak terjadi saling menebar ujaran kebencian atau yang disebut hate speech.

Saya orang yang bergerak dibidang komunikasi sejak lama. Bagi saya komunikasi adalah kebutuhan yang primer dan tidak bisa dipisahkan. Namun, terkadang saya lalai dan kurang bijak dalam menggunakan media komunikasi. Sehingga, media yang harusnya memudahkan saya dalam berkomunikasi justru menyulitkan saya bahkan membuat saya memiliki masalah.

Mungkin ini langkah paling bijak dengan memulai hidup tanpa postingan di media sosial. Saya sedang mengontrol diri saya sendiri. Saya sedang belajar agar lebih peka terhadap dunia nyata yang saya jalani daripada pada dunia maya yang semu seratus persen. Tapi semua ini saya sadari bahwa kegiatan menulis saya tidak dapat dihentikan. Saya tetap aktif sebagai blogger di blog pribadi saya Setoples Tulisan Matahari Jingga tetapi saya akan mengontrol konten apa saja yang saya publikasikan.

Semoga tahun ini saya dapat menyelesaikan novel kedua saya sesuai dengan janji saya kepada para pembaca setia saya. Semoga saya dapat menyelesaikan pendidikan saya dan segera mendapatkan pekerjaan. Dan semoga... serta semoga saya segera dipinang oleh pria yang benar-benar mencintai saya apa adanya. HAHAHAHA

Komentar

Celoteh Paling Populer